Kamis, 17 Oktober 2013

Sistem Kepercayaan (Theology)

Theology pembebasan dapat dijelaskan sebagai sistem kepercayaan yang berusaha untuk membendung usaha-usaha pembodohan terhadap posisi Tuhan yang tidak dapat digambarkan, menyebutkan Tuhan untuk kepentingan duniawi yang hanya membuat kesengsaraan. Dengan pembebasan terkait dengan usaha penyelamatan manusia dari kemiskinan, kesengsaraan, kemelaratan yang tidak pernah tuntas.
Aplikasinya dalam Hindu baik di India maupun di Bali, telah dikenal dengan konsepsi moksa yang berarti bukan sorga bukan neraka, juga bukan ayatanasthana seperti yang disebutkan dalam Kakawin Adi Parwa V (PJ. Zoetmulder). Intinya setiap orang akan memiliki kedudukan sama dapat mencapai pembebasan dengan cara berbuat baik, dalam pandangan Hindu pembebasan dapat dicapai baik selama hidup maupun setelah meninggal dunia, dengan menjalankan Samadhi, ketenangan yang super dapat diperoleh, seperti juga kematian yang begitu membahagiakan tidak ada beban yang dirasakan, meninggal dunia dengan tersenyum dan kebahagiaan yang tiada tara karena bertemu dengan Tuhan.

Rabu, 16 Oktober 2013

PERJALANAN DANGHYANG NIRARTHA


Pada akhir abad ke – 15, kerajaan Majapahit mengalami keruntuhan. Selain disebabkan karena faktor dari dalam, yaitu perang saudara (Perang Paregreg) untuk menjadi penguasa di Majapahit, faktor dari luar juga menjadi penyebab keruntuhan salah satu kerajaan Hindu terbesar ini, yakni serangan dari Kerajaan Demak yang beragama Islam. Akibat dari hal tersebut, agama Hindu akhirnya surut oleh pengaruh agama Islam, dimana penduduk di Majapahit dan sekitarnya serta pulau Jawa pada umumnya akhirnya beralih keyakinan ke Agama Islam. Orang – orang Majapahit yang tidak mau beralih agama dari Hindu ke Islam akhirnya memilih meninggalkan Majapahit.

Cadhu Sakti

Cadhu Sakti artinya empat kemahakuasaan atau kekuatan Sang Hyang Widhi

-          Bagian-bagian Cadhu Sakti yaitu : Wibhu Sakti, Prabhu Sakti, Jnana Sakti, Kriya Sakti
-          Arti Masing masing bagian Cadhu Sakti

TRI HITA KARANA DALAM AGAMA HINDU


 Latar Belakang Historis.

Konsep kosmologi TRI HITA KARANA merupakan falsafah hidup tangguh. Falsafah tersebut memiliki konsep yang dapat melestarikan keaneka ragaman budaya dan lingkungan di tengah hantaman globalisasi dan homogenisasi.  Pada dasarnya hakikat ajaran tri hita karana menekankan tiga hubungan manusia dalam kehidupan di dunia ini.